Ada sebuah situs kuno unik yang terletak di lereng selatan Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, situs ini telah ada sejak sekitar 181 tahun yang lalu. Keunikannya, situs ini mewakili corak kemajemukan agama di Indonesia. Biasa terkenal sebagai Makam Gunung Kawi, sesuai namanya memang situs ini berupa kompleks makam leluhur pendiri desa Wonosari yang terletak di Gunung Kawi tersebut, awalnya sebuah makam leluhur desa yang kemudian menjelma menjadi kompleks ziarah dan peribadatan berbagai agama di Indonesia baik Islam, Konghucu, Budha, Hindu, kepercayaan (Kejawen) maupun Kristen dan Katolik. Situs ini begitu terkenal dan sangat ramai sebagai lokasi banyak para penganut agama memanjatkan doa untuk keinginan mereka utamanya kelancaran rezeki dan jodoh. Beberapa waktu yang lalu, saya sempat mengunjunginya untuk menjawab rasa penasaran saya, mengapa situs pemakaman itu begitu terkenal terutama di kalangan para pebisnis keturunan tionghoa di seluruh penjuru Indonesia. Berikut ulasannya.

-
Welcome! Exploring the future through history. This blog was dedicated to the human civilizations. May the world experience noted here be the long last to remember and for the better tomorrow today.
-------------------------------------
Blog ini didedikasikan sebagai open source digital library naskah-naskah dan referensi sejarah penting, dengan tujuan untuk melestarikan dan menyebarluaskan pemahaman sejarah budaya yang benar untuk masyarakat Indonesia. Pemahaman sejarah untuk jati diri pembangunan bangsa kedepan yang lebih baik. Blog Stats
- 18,650 hits
Download Gratis
1. Terjemahan Lengkap Naskah Manuskrip Nagarakertagama
2. The History of Java Vol. 1, Sir Thomas Stamford Raffles
3. The History of Java Vol 2, Sir Thomas Stamford Raffles
--------------------------------------
Download ListPopular Inside
Arsip
Note by Category
- Artefak (2)
- Documentary Video Clip (2)
- Economic History (1)
- Human Civilization (4)
- Indonesian (5)
- Inventors (1)
- Majapahit (4)
- Religion of the World (2)
- Singhasari (1)
- Site (1)
- The Wonders (1)
- World Kingdoms (1)
- World Leaders (1)
Pusat Donasi
Translate
Snapshots

Arca Amogapasha yang kini disimpan sebagai koleksi Museum Nasional Jakarta ini merupakan arca hadiah Kertanegara Jayawardhana (Singasari) kepada Raja Melayu Tribhuwanaraja Mauliwarmadewa atas penaklukan Dharmasraya dalam Ekspedisi Pamalayu Kertanegara yang tersohor. Di bagian belakang arca terdapat piagam Amogapasha yang bunyinya sebagai berikut: "Salam bahagia! Pada tahun saka 1208, bulan Bhadrapada, hari pertama bulan naik, hari Mawulu,Wage, hari Kemis, Wuku Madangkungan, letaknya raja bintang di barat daya... Tatkala itulah arca paduka Amogapasha Lokeswara dengan empat belas pengikut serta tujuh ratna permata, dibawa dari bumi Jawa ke Suwarnabhumi, ditegakkan di Dharmasraya, sebagai hadiah Sri Wiswarupa. Untuk tujuan tersebut, Sri Kertanegara Wikramotunggadewa memerintahkan Rakryan Mahamantri Dyah Adwayabrahma, Rakryan Sirikan Dyah Dyah Sugatabrahma, Payanan Hyang Dipangkaradasa, Rakryan Demung Wira, untuk menghantar paduka arca Amogapasha. Semoga hadiah itu membuat gembira segenap penduduk negeri Malayu, termasuk para brahmana, ksatria, waisya, sudra dan terutama pusat segenap para arya, Sri Maharaja Srimat Tribhuwanaraja Mauliwarmadewa".
-

